Pekanbaru – Suasana khidmat dan penuh suka cita menyelimuti Gereja Interdenominasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru pada Kamis (25/12/2025). Sebanyak 175 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) nasrani mengikuti ibadah perayaan Natal sekaligus menerima Remisi Khusus (RK) Natal tahun 2025.
Acara ini dihadiri oleh Plh. Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Heru Prabowo, yang mewakili Kalapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto. Turut mendampingi Kepala Subseksi Registrasi, Muhammad Iqram, beserta jajaran petugas Lapas lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah Natal yang dipimpin oleh Pdt. Alex Rumengan dari Gereja Segala Bangsa. Dalam momen tersebut, diumumkan bahwa seluruh warga binaan yang beragama Nasrani di Lapas Pekanbaru mendapatkan pengurangan masa hukuman (remisi) dengan besaran yang bervariasi. Dari total penerima, 2 orang warga binaan dinyatakan langsung bebas (RK II) setelah mendapatkan remisi tersebut.
Kalapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, melalui pesan yang disampaikan oleh pihak Lapas, menekankan bahwa remisi ini bukan sekadar hadiah, melainkan hasil dari komitmen warga binaan dalam mengikuti pembinaan.
“Kegiatan ibadah adalah kewajiban bagi setiap warga binaan sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual. Ketaatan dalam beribadah dan berperilaku baik menjadi syarat utama dalam pengusulan remisi. Kami berharap momen Natal ini menjadi titik balik bagi saudara-saudara sekalian. Tetaplah semangat menjalani masa pembinaan meski jauh dari keluarga di rumah, percayalah bahwa perubahan diri yang lebih baik adalah kado terindah bagi mereka,” ujar Kalapas dalam kutipannya.
Pdt. Alex Rumengan yang memimpin jalannya ibadah turut memberikan suntikan semangat melalui khotbahnya. Beliau mengajak para warga binaan untuk melihat masa lalu sebagai pelajaran dan masa depan sebagai harapan baru.
“Jangan berkecil hati dengan situasi saat ini. Natal adalah tentang pengharapan. Biarlah momen ini menjadi kekuatan bagi saudara-saudara sekalian untuk terus bertumbuh. Tuhan tidak melihat di mana kalian berada, tapi Tuhan melihat ketulusan hati kalian untuk berubah. Tetap semangat dan jadilah pribadi yang membawa terang saat kembali ke masyarakat nanti,” ungkap Alex.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Isak tangis haru sempat pecah saat pengumuman warga binaan yang langsung bebas dibacakan, menutup perayaan Natal di Lapas Pekanbaru dengan penuh rasa syukur.