Puncak Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H: Lapas Kelas IIA Pekanbaru Gelar Penutupan dan Pembagian Hadiah

INFO_PAS|Pekanbaru| Lapas Kelas IIA Pekanbaru menggelar acara puncak peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H dengan kegiatan penutupan sekaligus pembagian hadiah bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang telah mengikuti perlombaan Islami yang sebelumnya diselenggarakan dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah, Senin (14/07/2025).

 

Acara puncak ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh salah satu santri binaan Lapas, yang menambah suasana syahdu dan khidmat dalam kegiatan yang penuh nuansa spiritual ini.

 

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan panitia penyelenggara yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta lomba dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa perlombaan ini bertujuan sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keislaman dan menanamkan semangat hijrah ke arah yang lebih baik bagi warga binaan.

 

Kegiatan perlombaan yang telah digelar sebelumnya meliputi lomba azan, tilawah Al-Qur’an, ceramah agama, tahfidz, dan salat jenazah ghaib, yang semuanya diikuti dengan antusias oleh warga binaan. Perlombaan tersebut menjadi bentuk nyata pembinaan rohani yang dilakukan di dalam lapas, sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian.

 

Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang diberikan hadiah dan piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh jajaran petugas pembinaan. Penyerahan hadiah berlangsung dalam suasana penuh semangat dan rasa syukur dari para peserta.

 

Acara ditutup dengan ceramah agama yang disampaikan oleh ustaz Dr. Safriyaldi, yang menyampaikan pesan-pesan hijrah, pentingnya taubat, dan semangat memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan. Ceramah tersebut menjadi penutup yang menyejukkan dan memberikan motivasi spiritual bagi seluruh hadirin.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Erwin F. Simangunsong, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian penting dari pembinaan narapidana agar mereka mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat.

 

“Momentum tahun baru Islam ini menjadi saat yang tepat untuk membina spiritualitas dan membentuk karakter positif. Kami berharap kegiatan ini menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri,” ujar Erwin.