Pekanbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan Apel Pembukaan Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan secara daring. Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal, Maizar, Kepala Lapas Pekanbaru, Erwin Fransiskus Simangunsong, didampingi jajaran pejabat struktural, serta perwakilan warga binaan yang tergabung dalam kegiatan kepramukaan di lingkungan Lapas Pekanbaru.
Apel pembukaan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) sebagai wadah pembinaan karakter, kemandirian, dan kedisiplinan bagi warga binaan, khususnya yang aktif dalam kegiatan kepramukaan.
Perkemahan Pramuka Warga Binaan merupakan wujud semangat Warga Binaan menyambut Hari Pramuka Nasional Ke-64 pada 14 Agustus 2025. Kegiatan ini juga diselengggarakan setiap tahunnya untuk mendukung kualitas kepribadian dan kemandirian Warga Binaan, serta mewujudkan Pramuka Solid dan Adaftif untuk Indonesia Emas 2045.
“Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan bertujuan memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk memperkuat komitmen dalam memperbaiki diri agar menjadi manusia yang menjunjung tinggi nilai ketakwaan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, berwawasan kebangsaan, mempunyai rasa nasionalisme, memiliki rasa percaya diri yang tinggi sehingga dapat beradaptasi dengan lingkungannya nanti sebagai bekal hidup, kehidupan, dan penghidupannya setelah menjalani masa pidananya,” ujar Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, pada pembukaan Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan, Senin (23/6)
Meskipun dilaksanakan secara daring, semangat nasionalisme dan kebersamaan tetap terasa dalam pelaksanaan apel. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan tertib di Aula Sahardjo Lapas Pekanbaru, yang telah disiapkan sebagai lokasi pelaksanaan apel virtual.
Dalam keterangannya, Kalapas Pekanbaru, Erwin Fransiskus Simangunsong, menyampaikan bahwa keikutsertaan warga binaan dalam kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang diharapkan dapat membentuk sikap positif, disiplin, dan tanggung jawab. “Melalui kegiatan kepramukaan ini, kami berharap warga binaan dapat terus mengembangkan potensi diri dan menanamkan semangat kebangsaan serta jiwa sosial yang tinggi,” ujarnya.
Lapas Pekanbaru berkomitmen untuk terus mendukung program-program pembinaan yang bersifat membangun, sebagai bagian dari upaya reintegrasi sosial yang lebih baik bagi para warga binaan.